Jika pada hari biasa desa suamiku aman tenteram dan damai jauh dari kemacetan bahkan hanya butuh waktu kurang dari 1 jam untuk muteri setiap kelurahan di desa suamiku ini, maka sejak 1 Januari kemarin terjadi kemacetan yang luar biasa di setiap jalan besar di sini. Mobil berderet bahkan sampai ke desa yang lain. Jika biasanya mau belanja cukup sekitar 5 menit dengan mobil sampai ke supermarket desa, maka suamiku butuh waktu yang lebih ... lebih .. panjang untuk sampai ke sana. Karena suamiku muter-muter pake jalan tikus (yang cukup besar untuk mobil suami) menghindari kemacetan yang luar biasa tersebut (sayang foto macetnya gak keburu ngambil ..). Ini disebabkan orang-orang pada berbondong-bondong pergi ke kuil Shinto yang sangat terkenal di area kanagawa sini. Kebetulan kuil itu terletak di desa suami ......
Klik aja fotonya. Mohon maaf bila tidak terlalu bagus. Soalnya masih proses memahami kamera di handphoneku ......
mangsude, keberuntungan anda taun ini termasuk yang kecil, besar, ato menengah gitu ...... bayar 100yen, ambil satu kertas keberuntungan, buka, baca, dan disana tertera keberuntungan anda taun ini ....
aku kan sudah 2 tahun 7 bulan bulik. tinggiku sudah 87.5cm(tapi kalo lagi kumpul bocah jepang, aku paling kecil, tapi paling aktif lo!). abis tatit kemarin bbku turun banyakkk....