Setidaknya almuni akademi polisi atau akademi militer.
Begitu kata suamiku.
Mengapa?
Karena aku selalu mengatkan kata ini untuk setiap kesempatan.
'AYO'.
Misalnya, Aini, ayo mandi.
Atau, Aini, ayo makan.
Lainnya, Ayo Abi, ngrokoknya nanti aja. Rokok mau jadi 1000yen perpak nih!
Seringnya, Aini, ayo cuci tangan dulu.
Ayo sikat gigi.
Ayo kumpulkan mainanmu.
Ayo jangan main air terus, mahal.
Ayo matikan televisi.
Ayo.
Ayo.
Ayo.
See?
(Sengaja gak pake tanda seru, takutnya ntar kalian setuju sama pendapat suamiku

)