Biasanya ketika kami kecapekan dan tidak sempat memasak untuk makan malam, maka kami putuskan untuk makan di luar. Maksudnya makan di resto gitu. Bukan makan di halaman depan ....
Ketika keluar dari rumah, Aini yang berjalan duluan berteriak ; Abi, Mama, liat, ada bulan!
Kebetulan waktu itu bulan memang sedang purnama. Dan memang sedang elok-eloknya.
Ketika sampai di resto langganan, keluar dari mobil Aini lari duluan. Tiba-tiba dia berteriak lagi.
Ma, bulannya ada 2!
Kutanya, lo kok ada dua?
Dia jawab, iya ada 2. Satu di rumah Aini dan satu di sini .........
Di lain kesempatan, kami keluar lagi untuk makan malam. Kebetulan malam itu pas purnama juga.
Aini menyapa sang bulan; selamat malam tsuki sama (bulan).
Ketika sampai di restoran, kebetulan sang bulan tertutup awan hitam.
Jadi ketika Aini melongok ke atas, dia tidak berkomentar apa-apa karena dia tidak bisa melihat bulan.
Selesai makan, kami berjalan keluar ke parkiran.
Tiba-tiba Aini menunjuk ke atas, Ma, liat, bulannya sudah sampai sini ... !