3 orang lelaki mabuk bersama. Satu berkebangsaan Jerman, satu Jepang, dan satu Indonesia. Di antara ketiganya si lelaki Jerman paling tua umurnya dan yang paling muda lelaki Indonesia.
Mula-mula mereka bicara tentang hal remeh-temeh. Terkadang diselingi lelucon wagu dan saru khas bapak-bapak.
Malam semakin larut dan minuman keras semakin banyak dituang.
Entah siapa yang memulai tiba-tiba pembicaraan jadi agak berat. Tentang politik, dan situasi dunia saat ini.
Lelaki Indonesia lebih banyak diam. Sementara 2 seniornya semakin keras bicara.
Tiba-tiba mereka saling menyalahkan.
Jerman : Negaramu tuh, negara paling banyak mengurai darah. Liat perbuatan tentaramu di perang dunia ke-2!
Jepang : Liat siapa yang bicara! Kayak embahmu gak pernah menggal kepala orang Yahudi saja. Tuh, Hitler keparat, sapa yang punya???
Semakin lama semakin merah muka mereka, dan hampir saja gontok-gontokan sendiri negara siapa yang lebih bejat.
Tiba-tiba lelaki Indonesia mengangkat gelas dan berkata : Kalian ini berisik saja. Aku yang negaranya jadi korban saja tidak banyak cingcong, juga tidak menyimpan dendam. Even I love you both .... (sambil memeluk dan mencium pipi lelaki Jerman dan lelaki Jepang).
(Kisah ini 95% kejadian beneran. 5%nya suntingan sendiri pake bahasa Indonesia. Habis aslinya mereka pake bahasanya gado-gado gitu ......)